Mengupas Kekuatan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali melakukan serangan dengan menembaki pekerja PT Istaka KArya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan kelompok yang dipimpin Egiagus Kogoya ini juga pernha mengganggu Pilkada Papua, memeras pemerintah daerah dan mengganggu masyarakat.
Kekuatan KKB tidak bisa dianggap remeh. Kapolri Jenderal Tito membeberkan kekuatan KKB yang sering menggangu kemanan di Papua.
1. Jumlah Anggota KKB 30 sampai 50 Orang
Kapolri Tito menyebutkan jumlah anggota KKB yang melakukan penembakan sebanyak 30 sampai 50 orang. Masing-masing dari mereka membawa senjata, mulai dari senjata tajam hingga senapan. Mereka menyerang para pekerja tanpa belas kasihan.

2. Senjata-Senjata Milik KKB
Saat melakukan serangan, KKB dilengkapi dengna snejata sbeanyak 20 buah. Senjata itu digunakan oleh masing-masing anggota KKB untuk membunuh sasarannya. Mereka mendapatkan senjata dari hasil rampasan anggota TNI-Polri dan dari sisa-sisa konflik Ambon.
Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi menjelaskan senjata yang dimiliki anggota KKB adalah senjata standar militer. "Kan standar militer, standar NATO. Sebagian senjata pai itu diambil dari hasil rampasan terhadap TNI-Polri yang di pos-pos," katanya.

3. Punya Fisik Tangguh dan Kuasai Medan
Kapolri Tito juga mengungkapkan, anggota KKB di Papua menguasai medan dan memiliki kekuatan fisik tangguh. Bahkan, fisik mereka bisa bertahan pada ketinggian. "Mereka menguasai medan, fisik mereka terbiasa di ketinggian juga. Itu ketinggian kan hampir 2000 mdpl mungkin, cukup berat di sana," katanya.
Bahkan anggota kepolisian pernah kesulitan untuk menembus wilayah penyanderaan yang dilakukan oleh KKB.

No comments:
Post a Comment